Jumat, 04 Desember 2009

Jadwal Pertandingan Piala Dunia

CAPE TOWN-MI: Berikut ini jadwal pertandingan putaran final Piala Dunia 2010 setelah undian di Cape Town, Jumat (Sabtu dinihari WIB):

Jumat, 11 Juni
Grup A:
Afsel vs Meksiko, Johannesburg (Soccer City)
Uruguay vs Prancis, Cape Town

Sabtu, 12 Juni
Grup B:
Argentina vs Nigeria, Johannesburg (Ellis Park)
Korsel vs Yunani, Port Elizabeth

Grup C:
Inggris vs AS, Rustenburg

Minggu, 13 Juni

Grup C:
Aljazair vs Slovenia, Polokwane

Grup D:
Jerman vs Australia, Durban
Serbia vs Ghana, Pretoria

Senin, 14 Juni
Grup E:
Belanda vs Denmark, Soccer City
Jepang vs Kamerun, Bloemfontein

Grup F:
Italia vs Paraguay, Cape Town

Selasa, 15 Juni
Grup F:
Selandia Baru vs Slovakia, Rustenburg

Grup G:
Pantai Gading vs Portugal, Port Elizabeth
Brazil vs Korut, Ellis Park

Rabu, 16 Juni
Grup H
Honduras vs Chile, Nelspruit
Spanyol vs Swiss, Durban

Grup A:
Afsel vs Uruguay, Pretoria

Kamis, 17 Juni
Grup A
Prancis vs Meksiko, Polokwane

Grup B
Yunani vs Nigeria, Bloemfontein
Argentina vs Korsel, Soccer City

Jumat, 10 Juni
Grup D:
Jerman vs Serbia, Port Elizabeth

Grup C:
Slovenia vs AS, Ellis Park
Inggris vs Aljazair, Cape Town

Sabtu, 19 Juni
Grup D:
Ghana vs Australia, Rustenburg

Grup E:
Belanda vs Jepang, Durban
Kamerun vs Denmark, Pretoria

Minggu, 20 Juni
Grup F:
Slovakia vs Paraguay, Bloemfontein
Italia vs Selandia Baru, Nelspruit

Grup G:
Brazil vs Pantai Gading, Soccer City

Senin, 21 Juni
Grup G:
Portugal vs Korut, Cape Town

Grup H:
Chile vs Swiss, Port Elizabeth
Spanyol vs Honduras, Ellis Park

Selasa, 22 Juni
Grup A:
Meksiko vs Uruguay, Rustenburg
Prancis vs Afsel, Bloemfontein

Grup B:
Nigeria vs Korsel, Durban
Yunani vs Argentina, Polokwane

Rabu, 23 Juni
Grup C:
Slovenia vs Inggris, Port Elizabeth
AS vs Aljazair, Pretoria

Grup D:
Australia vs Serbia, Nelspruit
Ghana vs Jerman, Soccer City

Kamis, 24 Juni
Grup F:
Slovakia vs Italia, Ellis Park
Paraguay vs Selandia Baru, Polokwane

Grup E:
Denmark vs Jepang, Rustenburg
Kamerun vs Belanda, Cape Town

Jumat, 25 Juni
Grup G:
Portugal vs Brazil, Durban
Korut vs Pantai Gading, Nelspruit

Grup H:
Chile vs Spanyol, Pretoria
Swiss vs Honduras, Bloemfontein
- -
Babak sistem gugur:

16 besar (26-29 Juni)

Perempatfinal (2 dan 3 Juli)

Semifinal (6 dan 7 Juli)

Perebutan peringkat ketiga (10 Juli)

Final (11 Juli)

Senin, 19 Oktober 2009

RENUNGAN

Jembatan Neraka Lebih Tipis Dari Rambut Lebih Tajam Dari Pedang



Salah satu peristiwa dahsyat yang bakal dialami oleh setiap orang yang telah mengucapkan ikrar syahadat Tauhid ialah keharusan menyeberangi suatu jembatan yang dibentangkan di atas kedua punggung neraka jahannam. Ia tidak saja dialami oleh ummat Islam dari kalangan ummat Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam, melainkan semua orang beriman dari ummat para Nabi sebelumnya juga wajib mengalaminya. Peristiwa ini akan dialami oleh setiap orang beriman, baik mereka yang imannya sejati maupun yang berbuat banyak maksiat termasuk kaum munafik. Menurut sebagian ahli tafsir peristiwa menyeberangi jembatan di atas neraka telah diisyaratkan Allah di dalam Al-Qur’anul Karim.







”Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.” (QS Maryam ayat 71)



Maksud dari kata ”mendatangi” ialah melintas di atas Neraka Jahannam dengan menyeberangi jembatan tersebut. Semua orang beriman –bagaimanapun kualitas imannya- pasti mengalaminya. Hanya saja Allah jamin keselamatan bagi mereka yang imannya sejati (orang-orang bertaqwa). Dan adapun mereka yang imannya bermasalah (orang-orang zalim/kaum munafik) akan jatuh tergelincir ke dalam Neraka Jahannam saat melintasinya.



Dalam sebuah hadits bahkan secara lebih detail Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan keadaan jembatan dimaksud. Jembatan itu lebih tipis dari sehelai rambut dan lebih tajam dari sebilah pedang. Laa haula wa laa quwwata illa billah...! Betapa sulitnya bagi kita untuk berjalan menyeberang di atasnya. Tetapi Allah Maha Perkasa sekaligus Maha Bijaksana. Allah akan berikan bekal bagi orang-orang yang imannya sejati untuk sanggup melintas di atas jembatan tersebut. Beginilah gambaran Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai jembatan tersebut dengan kejiadian-kejadian yang menyertainya:







“Dan Neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Di atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki Allah. Dan manusia di atas jembatan itu ada yang (melintas) laksana kedipan mata, ada yang laksana kilat dan ada yang laksana angin, ada yang laksana kuda yang berlari kencang dan ada yang laksana onta berjalan. Dan para malaikat berkata: ”Ya Allah, selamatkanlah. Selamatkanlah.” Maka ada yang selamat, ada yang tercabik-cabik lalu diselamatkan dan juga ada yang digulung dalam neraka di atas wajahnya.” (HR Ahmad 23649)



Jadi, menurut hadits di atas ada mereka yang bakal menyeberanginya dengan selamat dan ada yang menyeberanginya dengan selamat namun harus mengalami luka-luka dikarenakan terkena sabetan duri-duri yang mencabik-cabik tubuhnya. Lalu ada pula mereka yang gagal menyeberanginya hingga ujung. Mereka terpeleset, tergelincir sehingga terjatuh dan terjerembab dengan wajahnya ke dalam neraka yang menyala-nyala di bawah jembatan. Na’udzubillahi min dzaalika...!



Lalu bagaimana seseorang dapat menyeberanginya dengan selamat? Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan bahwa pada saat peristiwa menegangkan itu sedang berlangsung para Nabi dan para malaikat sibuk mendoakan keselamatan bagi orang-orang beriman. Mereka berdoa: ”Rabbi sallim. Rabbi sallim. (Ya Rabbi, selamatkanlah. Ya Rabbi, selamatkanlah).” Selanjutnya Allah akan memberikan cahaya bagi setiap orang. Baik mereka yang beriman sejati, mereka yang banyak berbuat dosa, maupun yang munafik sama-sama memperolehnya. Namun ketika sedang melintasi jembatan tersebut orang-orang yang imannya emas akan terus ditemani dan diterangi oleh cahaya tersebut hingga selamat sampai ke ujung penyeberangan. Sedangkan orang-orang munafik hanya sampai setengah perjalanan melintas jembatan tersebut tiba-tiba Allah mencabut cahaya yang tadinya menerangi mereka sehingga mereka berada dalam kegelapan lalu terjatuhlah mereka dari atas jembatan shirath ke dalam api menyala-nyala Neraka Jahannam. Na’udzubillahi min dzaalika...!







“Allah akan memanggil umat manusia di akhirat nanti dengan nama-nama mereka ada tirai penghalang dari-Nya. Adapun di atas jembatan Allah memberikan cahaya kepada setiap orang beriman dan orang munafiq. Bila mereka telah berada ditengah jembatan, Allah-pun segera merampas cahaya orang-orang munafiq. Mereka menyeru kepada orang-orang beriman: ”Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kamu.” (QS Al-Hadid ayat 13) Dan berdoalah orang-orang beriman: ”Ya Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami.”(QS At-Tahrim ayat 8) Ketika itulah setiap orang tidak akan ingat orang lain.” (HR Thabrani 11079)



Saudaraku, sungguh pemandangan yang sangat mendebarkan. Pantaslah bila Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menyatakan bahwa saat peristiwa menyeberangi jembatan di atas Neraka Jahannam sedang berlangsung setiap orang tidak akan ingat kepada orang lainnya. Sebab semua orang sibuk memikirkan keselamatannya masing-masing.





Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kemunafikan, dan ‘amal perbuatan kami dari riya dan lisan kami dari dusta serta pandangan mata kami dari khianat. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu khianat pandangan mata dan apa yang disembunyikan hati.

Senin, 31 Agustus 2009

jenis kategori sejarah

Dakwah Khalid bin Walid ra. di medan perang

Menurut Al-Waqidi dan lainnya, mereka berkata: Satu peristiwa, pada pertempuran Yarmuk, keluarlah dari barisan musuh seorang panglima besar musyrik, lalu dia menyeru Khalid bin Al-Walid untuk keluar dari barisan kaum Muslimin. Khalid pun keluar dengan kuda tangkasnya, hingga hampir-hampir kedua kuda itu berlaga kerana ketangkasannya. Maka berkatalah panglima pasukan musyrik itu yang bernama Jarjah:

"Engkaukah yang dikenal Khalid, panglima pasukan ini?".
"Ya, aku Khalid pedang Allah!" jawab Khalid.
"Khalid, pedang Allah?" tanya Jarjah lagi.
"Ya", jawab Khalid. "Dan engkau siapa?"
"Aku Jarjah, panglima perang!"
"Apa maksudmu memanggil aku ke sini?" tanya Khalid.
"Hai Khalid! Bicaralah yang benar, dan jangan berdusta! Sebab orang yang merdeka itu tidak berdusta. Dan jangan pula engkau menipuku, kerana orang yang berkedudukan seperti engkau ini tidak akan menipu yang lain, apa lagi bila hal itu ada pertaliannya dengan Allah!" jarjah ingin menguji kejujuran Khalid.
"Baiklah", jawab Khalid. "Aku akan berkata benar dan menjawab sesuai dengan kehendakmu!"
"Engkau mengaku diri sebagai pedang Allah, bukan?" tanya Jarjah.
"Ya", jawab Khalid pendek
"Apakah Allah telah menurunkan pedang itu dari langit kepada Utusan kamu, lalu dia menyerahkan pedang itu kepadamu, dan engkau tidak akan menghunuskan kepada sesiapa pun, melainkan engkau akan mengalahkannya?" Jarjah meminta penerangan dari Khalid.
"Tidak!" jawab Khalid pendek lagi.
"Oh, tidak?!" Jarjah mengejek. "Jadi bagaimana engkau dipanggil sebagai pedang Allah? Bukankah itu ajaib sekali?!" Jarjah menambah lagi.
"Tidak ajaib, jika engkau mendengar cerita yang sebenarnya!" jawab Khalid.
"Kalau begitu ceritakanlah kepadaku!" pinta Jarjah.
"Sekarang dengarlah ceritanya: Sesungguhnya Allah telah mengutus kepada kita UtusanNya, lalu Beliau mengajak kami memeluk Islam, tetapi kami menjauhkan diri darinya, dan kami sekalian menyingkirkannya. Meskipun begitu ada juga setengah dari kami yang mempercayainya dan mengikutnya, manakala yang lain mendustakannya dan menentangnya, dan jika engkau ingin tahu aku adalah di antara orang-orang yang mendustakannya dan menentangnya", Khalid menceritakan dirinya dengan jujur.
"Sesudah itu?" tanya Jarjah yang mendengar dengan penuh minat.
"Kemudian Allah telah melembutkan hati kami, dan membukakan pemikiran kami, lalu kami diberiNya petunjuk untuk memeluk Islam, dan kami pun memberikan kesetiaan kami kepadanya", Khalid berdiam sebentar mengenang dirinya di masa lalu.
"Kemudian, apa yang berlaku?" tanya Jarjah lagl
'Kerana aku memeluk Islam itulah, maka beliau berkata kepadaku: Hai Khalid! Engkau ini adalah pedang dari pedang-pedang Allah, yang dihunuskan Allah ke atas kaum musyrik, dan beliau mendoakan bagiku dengan kemenangan!" jelas Khalid.
"Sebab itulah engkau dikenal dengan pedang Allah?!" tanya Jarjah.
"Ya, aku rasakan itu, dan aku orang yang paling keras di antara pasukan Islam ke atas kaum musyrik", 'jelas Khalid lagi.
"Baiklah", tanya Jarjah. "Engkau membawa pasukanmu ke sini itu, untuk apa?"
Aku datang ke sini untuk menyeru orang-orang seperti kamu kepada Islam, dan mempercayai Tuhan yang Satu!" jawab Khalid.
"Tuhan yang Satu?" tanya Jarjah.
"Ya, dengan menyaksikan bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan bahwasanya Muhammad itu adalah Utusan Allah, serta meyakini bahwa apa yang dibawa Muhammad itu adalah dari Allah yang Maha Mulia", terang Khalid.
"Kalau kami tidak mahu menerimanya?"
"Bayar upeti, dan kami akan melindungi kamu!"
"Kalau kami tidak mahu membayar upeti itu?"
"Kami akan memerangi kamu habis-habisan!"
"Baiklah, apa kedudukan orang yang mengikut seruanmu itu, dan yang mendampingkan diri dalam apa yang engkau seru itu?"
'Kedudukannya dengan kami sama tentang apa yang difardhukan Allah ke atas kami sekalian, baik dia orang berpangkat atau orang yang rendah, yang pertama memeluk Islam dan yang kebelakangan! Yakni siapa yang mengikut Muhammad sekarang ini akan memperoleh pahala yang sama dengan siapa yang telah mengikutnya lama sebelum ini, iaitu balasannya dan kelebihannya?!"
"Bagaimana itu?" Jarjah meminta penjelasan.
"Ya", jawab Khalid, "bahkan boleh jadi lebih utama lagi".
"Bagaimana sampai begitu? Bagaimana agamamu menyamakan orang-orang ini dengan kamu, padahal kamu sudah mendahului mereka?" tanya Jarjah.
"Mudah saja!" jawab Khalid. "Kita orang-orang yang terdahulu memeluk Islam secara terpaksa, kerana kita telah menentangnya sebelum itu. Kemudian kita memberikan kesetiaan kami kepadanya sedang dia hidup di sisi kita, berita-berita langit sedang turun kepadanya, dia memberitahu kita tentang firman-firman Allah itu serta dibuktikannya dengan keterangan-keterangan yang tidak dapat diragukannya lagi", kata Khalid.
"Jadi, apa alasannya?" tanya Jarjah lagi.
"Jadi orang-orang seperti kita ini sudah melihat semua bukti-bukti itu, dan kami mendengar sendiri darinya, sudah seharusnyalah kami mengikutnya dan menganut kepercayaannya. Tetapi kamu tidak seperti kami, kamu tidak melihat apa yang kami lihat, dan kamu tidak mendengar seperti apa yang kami dengar dan berbagai keajaiban dan bukti-bukti yang membenarkan seruan dan dakwaannya. Jadi barangsiapa yang mengikut perkara ini di antara kamu dengan kebenaran dan niat yang baik, tentulah dia lebih utama dari kami".
Jarjah terharu dengan penerangan Khalid itu, lalu dia berkata: "Demi Allah, aku yakin engkau telah mengatakan yang benar, dan engkau tidak menipuku!"
"Demi Allah, aku telah berkata yang benar, tiada suatu pun yang aku sembunyikan, dan Allah telah membantuku untuk menjawab soalan-soalanmu itu dengan yang benar", terang Khalid.
"Kalau begitu, apa gunanya lagi aku menyandang perisai ini", kata Jarjah, dia lalu melepaskannya, sambil memeluk Khalid dan berkata: "Hai Khalid! Ajarkanlah aku agama Islam itu!" pinta Jarjah.
Khalid Ialu mengajak Jarjah datang ke kemahnya, lalu disiramkan ke atasnya dengan qirbah air (kulit kambing yang dibuat untuk mengisi air), kemudian diajaknya Jarjah bersembahyang dengannya dua rakaat.

Akhirnya pasukan Romawi kecewa apabila Jarjah tidak kembali lagi kepada mereka. Lalu mereka memulai penyerangannya kepada pasukan Islam, dan pada mulanya mereka merasa bangga dengan kemenangan kecil di mana mereka dapat mematahkan sayap-sayap pasukan Islam, kecuali yang sedang dipertahankan oleh lkrimah bin Abu jahal ra. dan Al-Harits bin Hisyam ra. Khalid bin Walid ra. pun keluar ke medan peperangan untuk menyelamatkan pasukan Islam, dan keluar bersamanya Jarjah yang baru memeluk Islam. Keduanya pun memimpin pasukan Islam di tengah-tengah pasukan Romawi yang mencoba mengepung pasukan Islam. pasukan Islam pun berteriak semangat dan menggempur di belakang panglimanya, si pedang Allah, sehingga akhirnya pasukan Romawi tidak mampu bertahan lagi, dan mereka pun mundur kebarisan mereka yang asal. Khalid terus berjuang pedang dengan pedang bersama-sama pasukan Islam yang telah kembali semangat perjuangannya, sedang Jarjah turut berjuang sebelah-menyebelah dengan pasukan Islam dari sejak tengahari hingga matahari akan terbenam, dan masuk waktu maghrib. pasukan Islam bersembahyang shalat Dzhuhur dan Asar secara menunduk-nunduk saja kerana hebatnya pertarungan yang berlaku di antara dua pihak itu. Akhimya Jarjah, moga-moga Allah merahmatinya, gugur syahid setelah mendapat luka-luka berat, dan dia tidak bersembahyang kepada Allah selain dua rakaat yang dikerjakannya dengan Khalid ra. ketika dia memeluk Islam itu.

(Al-Bidayah Wan-Nibayah 7:12 - Menurut Abu Nu'aim dalam "Dalaa'ilun Nubuwah", nama panglima Romawi itu ialah jarjir bukan jarjah.)

Berita september

Tak Jera, Wilders Kembali Beraksi Lecehkan Nabi Muhammad dan Islam

AMSTERDAM (Arrahmah.com) – Anggota legislator Belanda, Geert Wilders (la’natullaah ‘alayh), kembali melancarkan aksinya menyerang Islam. Dengan kejinya Wilders menyamakan Nabi Muhammad (SAW) dengan seekor babi hanya gara-gara sebuah berita yang melaporkan bahwa pemerintah Arab Saudi kembali mensahkan perkawinan antara anak perempuan berusia 10 tahun dengan laki-laki berumur 80 tahun.

Wilders mengatakan pada Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen, bahwa laki-laki 80 tahun itu seperti seekor babi, tepat seperti Nabi Muhammad (SAW) yang menurutnya “biadab karena menikah dengan seorang gadis berumur enam tahun.”

Wilders menginginkan Verhagen memanggil duta besar Arab Saudi ke Belanda agar Wilders bisa mengekspresikan sentimennya terhadap perbuatan yang menurutnya tidak manusiawi itu.

Wilders senang dengan meningkatnya dukungan Eropa, sebagaimana negaranya, terhadap pernyataannya mengenai teror yang dilakukan oleh muslim. Dua tahun lalu, dia menyebabkan munculnya protes geram dari kalangan muslim ketika dia menyebarkan film berdurasi 15 menit berjudul Fitna, yang menghubung-hubungkan Islam dengan teror.

Arab News, salah satu harian Arab Saudi melaporkan mengenai pengantin perempuan berusia 10 tahun yang dipersunting oleh seorang laki-laki yang disinyalir berusia 80 tahun. Laki-laki itu pun menyangkal pemberitaan media mengenai usianya.

“Perkawinan saya tidak melanggar Syariah,” kata laki-laki yang tidak ingin disebutkan identitasnya itu pada Arab News. “Pengantin perempuan itu menerima saya dan ada ijab qabul dari ayahnya.”
(althaf/arbnws/artzshv/arrahmah.com)

Jumat, 28 Agustus 2009

BARU

Info aja berdasar pengalaman
untuk update antivirus mudah setiap hari bisa ke google ketik update antivir

Jumat, 31 Juli 2009

Nafsu Dunia dan Kemuliaan Akhirat

Nafsu Dunia dan Kemuliaan Akhirat


Dua alam ciptaan Allah, alam dunia dan alam akhirat, mutlak berbeda dalam karakteristik dan esensi wujudnya. Walaupun begitu setiap manusia pasti memasuki dan bergumul di dalamnya.

Tak seorang pun dapat menghindar dari keberadaan di dalam alam dunia dan alam akhirat. Oleh karena kedua alam, baik secara realitas sejatinya ataupun karakteristiknya berbeda, setiap manusia diberikan potensi untuk dapat menyempurnakan eksistensi dirinya di dalam kedua alam tersebut sehingga dapat meraih puncak kesempurnaannya. Meskipun pada kenyataannya sebagian besar manusia justru mengalami kegagalan sebelum merealisasikan kesempurnaannya secara utuh..

Alam dunia, dengan segala watak dan karakteristiknya, adalah sebuah perjalanan sedangkan alam akhirat adalah persinggahan terakhir kita, kampung halaman, dan rumah kita yang abadi. Oleh karena itu meskipun kita dilahirkan di dunia, dan dunia menjadi tempat tinggal kita sekarang ini, namun realitas sejatinya, setidak-tidaknya secara spiritual, sedang berjalan jauh menuju tempat kembali hakiki kita, alam keabadian, alam akhirat. Di sanalah kita akan dihadapkan kepada berbagai peristiwa eskatologis yang belum pernah kita jumpai selama hayat kita.

Di tempat kembali itu masing-masing individu benar-benar akan merasakan sebagai makhluk moral yang harus mempertanggungjawabkan seluruh sepak terjang kita selama di dunia. Di sana pula akan terbukti jati diri kita yang sebenarnya, menjadi individu yang sejatinya terhormat mencapai kebaikan tertinggi atau bahkan menjadi hina dina terjerembab ke dalam lumpur keburukan.

Allah Swt telah menunjuki manusia jalan agar dapat mencapai tempatnya yang layak dalam penciptaan, di surga-Nya. Sebagai manusia bahkan kita diperintahkan agar menempuh jalan-Nya meskipun harus berjalan mendaki lagi sukar. Tidak sepatutnya di dunia yang fana ini menjadi tumpuan hidup.

Tidak sepatutnya pula kita bermegah-megah karena tunduk kepada pesonanya dan tidak menjadikannya sebagai medan perjuangan untuk menghimpun aset untuk kembali ke rumah asalnya. ”Maka tidakkah sebaiknya (dengan hartanya itu) ia menempuh jalan yang mendaki lagi sukar?” (QS, al-Balad [90]: 11).

Bukan harta yang akan menjadi aset kehidupan akhirat kita. Bisa jadi harta menjadi simbol kemuliaan dunia. Akan tetapi di balik simbol itu ada nilai tanggungjawab moral yang harus ditunaikan. Dalam satu riwayat dikatakan, Nabi Muhammad Saw bersabda, “Kemuliaan umur dan waktu lebih bernilai dibandingkan dengan kemuliaan harta.”

Bahkan, harta bisa memperbudak orang yang mencintainya. Orang yang menjadikan kekayaan harta benda sebagai standar keagungan seseorang akan membenci kematian. Padahal kematian itu adalah pintu pertemuan dengan Allah Swt yang pasti akan diketuk oleh setiap manusia. Bahkan karena cintanya kepada harta ia tidak rela berpisah darinya.

Oleh sebab itu orang-orang berakal mencela dan merendahkan orang yang serakah dalam mengumpulkan harta. Sebaliknya mereka sepakat untuk mengagungkan orang yang bersikap zuhud terhadap harta, tidak mau menumpuk-numpuknya, dan tidak menjadikan dirinya sebagai budak harta. Meski demikian, harta selalu menjadi perburuan demi mendapatkan kemudahan, keberhasilan, kesuksesan, serta mencapai kemuliaan dalam hidup ini.

Di zaman sekarang ini, mengejar kekayaan dan meraih kekuasaan materi, seolah telah menjadi mindset dan orientasi hidup, sehingga seringkali untuk mendapatkannya orang tidak peduli lagi memikirkan cara yang benar atau tidak, layak atau tidak layak dengan status sosial dan kemanusiaannya.

Padahal Allah menjelaskan bahwa amal salih kitalah aset sejati bagi kehidupan di akhirat nanti. Amal shalih pula yang menjadi kendaraan perjalanan jauh kita menuju haribaan-Nya. Setiap perjalanan, lebih-lebih perjalanan jauh dan menentukan, memerlukan kendaraan dan bekal.

Oleh sebab hakikat hidup di dunia adalah sebuah perjalanan jauh menuju alam akhirat dan medan perjuangan meraih kebahagiaan sejati, maka kita harus mampu melintasi segala rintangan yang mungkin terhampar di tengah jalan. Rasulullah Saw mengingatkan, ”Jalan menuju surga itu dipenuhi dengan hal-hal yang tidak diisukai, sedangkan jalan menuju neraka dipenuhi dengan berbagai kenikmatan syahwati.” (HR, Muslim)

update antivirus

download kesini
http://www.avira.com/en/support/vdf_update.html

update antivirus

down
http://www.avira.com/en/support/vdf_update.html

Selasa, 17 Maret 2009

elektronika


RANGKAIAN ADAPTOR (REGULATOR) 12 VOLT
Rangkaian ini mempunyai keluaran (output) 12 volt yang sudah teregulasi dengan baik. Jika komponen yang terpasang sesuai dengan skema di bawah maka rangkaian ini aman dibebani sampai 5 ampere, jika di inginkan ampere yang lebih tinggi anda dapat menambahkan transistor power (2N3055) dan mengganti dioda penyearah dengan dioda yang memiliki ampere yang lebih tinggi. Keluaran rangkaian ini bisa di pakai untuk menjalankan tape mobil, radio pemancar, kamera CCTV, dan peralatan elektronika lainnya.
Skema rangkaian adaptor 12 volt, 5 ampere

Daftar komponen:
D1-D4 = 6 A
D5 = 1 A
C1 = 4700u/50V
C2 = 220u/25V
C3 = 100u/25V
R1 = 1k
R2 = 0.2Ohm/5Watt
F1 = Fuse (skring) 2 A
F2 = Fuse (skring) 6 A
IC1 = 7812
TR1 = 2N3055
T1 = Trafo 15Volt

cara membuat blog

Cara Membuat Blog

Langkah 1: Daftar Google
Langkah 2: Daftar Blog
Langkah 3: Membuat Blog
Langkah ke 4 Blog Template
Belajar Membuat Blog Selesai
Download Nge Blog Dapat Duit

cara membuat blog

Cara Membuat Blog
Langkah 1: Daftar Google
Langkah 2: Daftar Blog
Langkah 3: Membuat Blog
Langkah ke 4 Blog Template
Belajar Membuat Blog Selesai
Download Nge Blog Dapat Duit

Minggu, 08 Februari 2009

Sabtu, 07 Februari 2009

ansav update 20 januari sudah ada

PC Media 1.93 juga ada

Kamis, 22 Januari 2009

palestine

Perang kota israel dan hamas berhenti. keduanya menyetujui gencatan senjata

Kamis, 08 Januari 2009


Wii Sports, Game Terlaris


Kamis, 08 Januari 2009 , 12:57:00

NEW YORK, (PRLM).- Masih ingat permainan (game) yang melegenda sejak pertama muncul pada 1980-an, Super Mario Bros. Ternyata, popularitasnya sebagai video game paling populer di muka bumi kini dilewati game lain meski masih di bawah produksi Nintendo, yakni Wii Sports. Hanya perlu waktu dua tahun dua bulan bagi Wii Sports untuk menyalip posisi Super Mario Bros sebagai game paling laris sepanjang masa.
Data tersebut diperoleh berdasarkan catatan penjualan kumulatif hingga 27 Desember 2008. Dari data itu terlihat bahwa penjualan Wii Sports melewati angka 40,24 juta unit yang selama ini menjadi rekor penjualan tertinggi yang dicatat Super Mario.
Mengejutkan? Tidak juga. Tak seperti video game lain yang bisa dibeli secara eceran, Wii Sports dijual secara paket di luar wilayah Jepang dan Korea Selatan. Dengan kata lain, jika Anda membeli game bertitel Wii, maka Anda juga membeli Wii Sports, tak peduli suka atau tidak. Dengan angka 45 juta yang sudah terjual, maka rekor tertinggi yang dicatat game ini hanya soal waktu saja.
Sesungguhnya hal serupa juga dilakukan pada saat pertama kali game Super Mario Bros dirilis pertengahan 1980-an. Saat itu game ini dijual satu paket dengan Nintendo Entertainment System yang asli (original). Sebagai catatan, di Jepang sendiri, Wii terjual lebih dari 3,2 juta kopi pada 2008.(A-64/AP)***
10 Besar Video Game Terlaris 1. Wii Sports 2. New Super Mario Bros. 3. Mortal Kombat vs. DC Universe 4. Mario Kart Wii 5. Grand Theft Auto: San Andreas ["AO" Version] 6. Need for Speed: Underground 7. Prince of Persia 8. Grand Theft Auto: Vice City 9. Crash Bandicoot Purple: Ripto's Rampage 10. Deal or No Deal

ISRAEL

GAZA, (PRLM).- Seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia, terjebak di Kota Gaza akibat serangan Israel sejak 27 Desember 2008. Perempuan bernama Nur Saadah ini sudah bekerja selama delapan tahun di Palestina.
Informasi mengenai Nursaadah diperoleh dari perwakilan Republik Indonesia di Kairo, Mesir. Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah, Saadah sudah diselamatkan oleh sebuah keluarga Palestina di Gaza Selatan.
"Terakhir kontak adalah hari ini, tapi bukan dengan yang bersangkutan, melainkan dengan kedutaan Indonesia di Kairo," kata Faizasyah kepada wartawan, Rabu (7/1) sore di Jakarta. "Dia dalam keadaan baik dan selamat."
Kedutaan Indonesia di Kairo terus berhubungan dengan Palestina, untuk memastikan keadaan Saadah. "Pemerintah Mesir juga aktif menjadi penghubung antara perwakilan Indonesia dan Palestina," jelasnya.
Departemen Luar Negeri mengimbau keluarga Saadah menghubungi Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia. "Agar kami dapat menerima informasi seperti alamat dan sebagainya dari warga Indonesia yang terjebak itu," kata Teguh Wardoyo, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia dari Departemen Luar Negeri.Dengan situasi keamanan di Gaza yang masih gawat, evakuasi atas Saadah saat ini belum bisa dilakukan. (das)***